Memberi Kepada Yang Kecil

by singalodaya

Berbagai penelitian mengatakan bahwa sistem pendidikan kita di Indonesia sejak SD sampai S1 tanpa disadari membuat kita melatih diri untuk selalu bersaing dengan orang lain atau berkompetisi.  Hal ini akan menjadikan kita manusia egois atau lebih mementingkan diri sendiri.

Hal ini akan tercermin dalam kehidupan kita sehari-hari baik di rumah, diperusahaan ataupun di kehidupan sosial bermasyarakat.  Pertanyaan yang sering muncul di benak kita adalah: “Apa yang bisa saya dapatkan dari kegiatan ini ?” Padahal hukum alam mengajarkan bahwa: Kita akan menuai apa yang kita tanam. Kita tanam jagung, kita menuai jagung. Kita tanam kebaikan, kita menuai kebaikan.  Kita memberi kebaikan, kita menerima kebaikan.  Kita memberi pujian, kita menerima persahabatan. Namun sebagai manusia dewasa, tidaklah bijaksana jika kita hanya menyalahkan sistem pendidikan kita. Toh, hal tersebut sudah berlalu. Yang jauh lebih penting adalah merubah cara pikir ke “Apa yang harus kulakukan di masa mendatang?”  Mengutip kalimat bijak dari para filosof kuno: Jauh lebih baik  kita menyalakan lilin dari pada memaki kegelapan.

Langkah selanjutnya ? Coba latihan berikut:

1. Tukarkan budget dana sosial ke mata uang yang lebih kecil, misalnya budget Anda untuk sekali sumbang ke institusi sosial adalah Rp. 100.000,- Tukarkan ke mata uang Rp. 10.000,- sebanyak 10 lembar. Jadi jika dengan mata uang Rp. 100.000,- Anda hanya melakukan sekali sumbangan, maka sekarang dengan mata uang Rp. 10.000,- Anda harus melakukan 10 kali kegiatan menyumbang.

2. Bagikan uang Rp. 10.000,- tadi ke 10 orang yang Anda rasa mereka SANGAT memerlukannya, misalnya: – Pembantu atau Sopir Anda – Tukang parkir – Tukang semir sepatu – Tip saat makan di restoran  – Pengamen di lampu merah – Office Boy di kantor – Tukang Taksi, Bajaj atau Ojek  – Atau siapa saja yang Anda ingin berikan

3. Perhatikan kegembiraan wajah mereka saat menerima uang ‘kaget’ Anda tersebut, sungguh suatu suasana yang membuat hati kita menjadi terharu. Sungguh hidup ini menjadi berguna rasanya… Dan janganlah kaget kalau suatu saat Anda akan menerima suatu “rejeki” yang sangat berlimpah!
Buktikan sendiri…

-Krishnamurti-
“Jangan Tunggu Kondisi Membaik, Lakukan Sesuatu, Agar Kondisi
Membaik…”

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: